KORAN SUMBAR

Berita Utama

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Jumat, 08 Mei 2026

Program POSJUBAH Dirlantas Polda Sumbar Hadirkan Kepedulian Nyata di Tengah Masyarakat

SUMBAR | Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat kembali menunjukkan sisi humanis kepolisian melalui kegiatan POSJUBAH atau Polisi Lalu Lintas Sedekah Jumat Barokah dengan membagikan bantuan dan paket makanan kepada masyarakat yang membutuhkan, Jumat, 8 Mei 2026.

Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen Dirlantas Polda Sumbar dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat melalui aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.

Dalam suasana penuh kehangatan, personel Ditlantas Polda Sumbar terlihat menyiapkan berbagai paket makanan dan kebutuhan pokok sebelum dibagikan kepada masyarakat di sejumlah titik aktivitas warga.

Program POSJUBAH tidak hanya menjadi kegiatan rutin berbagi, tetapi juga menjadi simbol bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan sekadar menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, melainkan juga membawa nilai kepedulian dan kemanusiaan.

Dirlantas Polda Sumbar di bawah kepemimpinan Kombes Pol. H.M Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., terus mendorong jajarannya untuk hadir dengan pendekatan humanis dan penuh empati kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas tampak turun langsung ke jalan membagikan paket bantuan kepada masyarakat, pengendara, hingga warga yang membutuhkan dengan suasana penuh kekeluargaan.

Kehadiran polisi yang menyapa masyarakat secara langsung sambil berbagi bantuan sederhana itu mendapat respons hangat dari warga yang merasa diperhatikan dan dihargai.

Program Jumat Barokah seperti ini dinilai mampu memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta rasa saling percaya dan kedekatan yang lebih baik.

Selain menjalankan tugas di bidang lalu lintas, jajaran Dirlantas Polda Sumbar juga terus menunjukkan bahwa polisi memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir membantu masyarakat dalam berbagai situasi.

Kegiatan POSJUBAH juga menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian modern yang lebih dekat dengan rakyat.

Melalui kegiatan berbagi tersebut, Ditlantas Polda Sumbar berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah kehidupan masyarakat Sumatera Barat.

Warga yang menerima bantuan tampak bersyukur dan mengapresiasi langkah humanis yang dilakukan jajaran polisi lalu lintas tersebut, terutama di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih membutuhkan perhatian bersama.

Program sosial seperti POSJUBAH menjadi bukti bahwa Polri terus berupaya menghadirkan pelayanan yang bukan hanya profesional, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan masyarakat.

Dirlantas Polda Sumbar juga terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan budaya tertib berlalu lintas dengan mengedepankan keselamatan dan kepedulian terhadap sesama pengguna jalan.

Kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan penuh keakraban, di mana masyarakat terlihat antusias menerima paket bantuan yang dibagikan secara langsung oleh personel kepolisian.

Di sela kegiatan, personel Ditlantas juga menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat agar selalu mematuhi aturan demi keselamatan bersama di jalan raya.

Semangat berbagi yang dihadirkan melalui POSJUBAH menjadi salah satu bentuk implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan humanis kepada masyarakat luas.

Dirlantas Polda Sumbar berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Dengan penuh keikhlasan dan rasa kepedulian, jajaran Dirlantas Polda Sumbar terus berusaha menjadi bagian dari solusi sosial di tengah kehidupan masyarakat Ranah Minang.

Melalui POSJUBAH, Dirlantas Polda Sumbar kembali menegaskan bahwa polisi hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sahabat masyarakat yang siap berbagi dan membantu sesama.


Catatan Redaksi: Program sosial kepolisian seperti POSJUBAH menjadi bentuk nyata hadirnya Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat. Kepedulian sosial yang dibangun secara konsisten diharapkan mampu memperkuat hubungan harmonis antara polisi dan masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan penuh kebersamaan.

TIM RMO

Keren Tak Harus Bising, Dirlantas Polda Sumbar Edukasi Pengendara Soal Bahaya Knalpot Brong

SUMBAR | Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya tertib berlalu lintas melalui kampanye edukatif bertema larangan penggunaan knalpot brong yang disampaikan secara kreatif dan humanis kepada masyarakat, Kamis, 8 Mei 2026.

Melalui desain visual yang menarik dan mudah dipahami masyarakat, Dirlantas Polda Sumbar menegaskan bahwa penggunaan knalpot standar jauh lebih nyaman, aman, elegan, dan tidak mengganggu ketertiban umum dibandingkan penggunaan knalpot brong yang selama ini banyak dikeluhkan warga.

Dalam poster kampanye tersebut, Ditlantas Polda Sumbar menampilkan pesan kuat bahwa “Keren Itu Bukan Soal Suara Keras, Tapi Sikap yang Berkelas”, sebuah kalimat sederhana namun sarat makna yang mengajak masyarakat khususnya kalangan muda untuk lebih bijak dalam berkendara.

Dirlantas Polda Sumbar di bawah kepemimpinan Kombes Pol. H.M Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., terus mendorong pendekatan edukatif sebagai langkah utama membangun kesadaran masyarakat agar mematuhi aturan lalu lintas tanpa harus selalu mengedepankan penindakan hukum.

Kampanye ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas di wilayah Sumatera Barat yang terus digencarkan secara berkelanjutan oleh jajaran Ditlantas Polda Sumbar.

Dalam materi edukasi tersebut dijelaskan bahwa knalpot standar memberikan kenyamanan karena suaranya lebih halus dan tidak menimbulkan polusi suara yang mengganggu masyarakat sekitar, terutama pada malam hari dan di kawasan pemukiman warga.

Sebaliknya, penggunaan knalpot brong dinilai bukan hanya mengganggu kenyamanan masyarakat, namun juga berpotensi melanggar aturan lalu lintas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dirlantas Polda Sumbar juga mengingatkan bahwa pengendara yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis dapat dikenakan sanksi berupa pidana kurungan maupun denda sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Pesan humanis yang diangkat dalam kampanye ini mendapat perhatian luas dari masyarakat karena disampaikan dengan bahasa sederhana, visual modern, dan pendekatan yang dekat dengan kehidupan generasi muda masa kini.

Langkah tersebut dinilai menjadi bentuk transformasi pelayanan dan edukasi kepolisian yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya etika berkendara.

Kombes Pol. H.M Reza Chairul Akbar Sidiq sebelumnya juga menegaskan bahwa Ditlantas Polda Sumbar terus mengedepankan langkah preventif dan preemtif dalam membangun disiplin masyarakat berlalu lintas melalui edukasi dan sosialisasi yang humanis.

Fenomena knalpot brong sendiri selama ini menjadi salah satu persoalan yang paling banyak dikeluhkan masyarakat karena dianggap mengganggu kenyamanan lingkungan dan memicu keresahan di tengah masyarakat luas.

Di berbagai daerah di Indonesia, aparat kepolisian juga terus melakukan penertiban penggunaan knalpot brong karena dinilai berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum dan keselamatan berkendara.

Respons masyarakat terhadap kampanye anti knalpot brong juga cukup besar di media sosial, di mana banyak warga mendukung langkah kepolisian dalam menciptakan lingkungan berkendara yang lebih nyaman dan tertib.

Dirlantas Polda Sumbar berharap melalui edukasi yang terus dilakukan secara konsisten, masyarakat semakin memahami bahwa keselamatan dan kenyamanan bersama jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar gaya berkendara yang meresahkan lingkungan sekitar.

Selain mengimbau penggunaan knalpot standar, Ditlantas Polda Sumbar juga terus mengingatkan masyarakat untuk selalu memakai helm, mematuhi batas kecepatan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta melengkapi surat kendaraan saat berkendara.

Pendekatan persuasif yang dilakukan jajaran Ditlantas Polda Sumbar menjadi gambaran bahwa kepolisian saat ini terus bertransformasi menjadi institusi yang lebih dekat dengan masyarakat melalui pola komunikasi yang edukatif dan membangun kesadaran bersama.

Kehadiran kampanye visual seperti ini diharapkan mampu menyentuh kesadaran para pengguna kendaraan roda dua agar tidak lagi menggunakan knalpot brong yang selama ini identik dengan kebisingan dan gangguan ketertiban umum.

Dirlantas Polda Sumbar menegaskan bahwa jalan raya merupakan ruang publik yang harus dijaga bersama demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat pengguna jalan.

Melalui semangat edukasi dan kepedulian sosial, Ditlantas Polda Sumbar terus berupaya menghadirkan budaya berlalu lintas yang tertib, santun, modern, dan berkelas di Ranah Minang.


Catatan Redaksi: Edukasi tertib berlalu lintas menjadi bagian penting dalam mewujudkan keselamatan bersama di jalan raya. Kepolisian hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran sosial demi menciptakan lingkungan berkendara yang aman, nyaman, dan manusiawi.

TIM RMO

Kamis, 07 Mei 2026

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto Wujudkan Aksi Lingkungan Berkelanjutan

PASAMAN BARAT | Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 diwarnai langkah bermakna oleh jajaran Polres Pasaman Barat melalui kegiatan penanaman pohon di lingkungan SDN 16 Pasaman, Senin, 04 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi cerminan kepedulian terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya menjaga keseimbangan lingkungan sejak dini di kalangan pelajar.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., turun langsung memimpin kegiatan dengan penuh keterlibatan, menyatu bersama anggota, TNI, serta pihak sekolah.

Dengan alat sederhana di tangan, Kapolres tampak ikut menggali tanah dan menanam bibit pohon, menghadirkan teladan nyata di tengah para siswa.

Langkah tersebut memperlihatkan bahwa nilai pendidikan tidak hanya disampaikan melalui teori, tetapi juga melalui aksi langsung yang menyentuh kehidupan sehari hari.

Suasana penuh kehangatan terlihat saat para siswa mendekat, menyaksikan bahkan turut membantu proses penanaman dengan rasa ingin tahu yang tinggi.

Kehadiran aparat kepolisian di lingkungan sekolah membawa pesan kuat tentang pendekatan humanis yang terus dibangun Polri di tengah masyarakat.

Tidak sekadar simbolis, kegiatan ini mengandung pesan jangka panjang tentang pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Momentum Hardiknas dimanfaatkan sebagai ruang refleksi bahwa pendidikan sejatinya membentuk karakter sekaligus kepedulian sosial.

Kolaborasi antara Polri, TNI, dan tenaga pendidik memperlihatkan sinergi yang solid dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan aman.

Di balik kegiatan sederhana ini tersimpan harapan besar agar generasi muda tumbuh dengan kesadaran lingkungan yang kuat.

Para guru menyambut baik kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman langsung yang bernilai bagi para siswa.

Penanaman pohon menjadi media pembelajaran nyata tentang kesabaran, tanggung jawab, dan pentingnya merawat kehidupan.

Langkah kecil yang dilakukan bersama diyakini mampu memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan sekolah.

Kapolres Pasaman Barat menegaskan pentingnya menanamkan nilai kepedulian sejak usia dini sebagai bekal masa depan.

Dengan keterlibatan aktif seluruh pihak, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan.

Kehadiran aparat juga memberikan rasa aman sekaligus kedekatan emosional dengan masyarakat, khususnya dunia pendidikan.

Semangat yang terbangun dalam kegiatan ini menjadi gambaran nyata bahwa perubahan dapat dimulai dari hal sederhana.

Penanaman pohon di lingkungan sekolah diharapkan menjadi awal gerakan berkelanjutan dalam menjaga alam.

Polres Pasaman Barat terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang edukatif dan menyentuh langsung kehidupan warga.

Redaksi: Kegiatan ini menjadi gambaran nyata kehadiran Polri untuk masyarakat, menghadirkan nilai kepedulian, edukasi, dan kebersamaan dalam momentum Hari Pendidikan Nasional.

TIM RMO

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K Titipkan Kepedulian, Wakapolres Gerakkan Evaluasi Menyentuh Kehidupan Masyarakat

PASAMAN BARAT | Di dalam ruang Command Center Polres Pasaman Barat yang modern dan sarat dengan teknologi pemantauan terkini, denyut kerja kepolisian tidak hanya berjalan sebagai rutinitas administratif semata, melainkan benar benar hadir sebagai bentuk tanggung jawab moral, komitmen institusional, serta panggilan pengabdian kepada masyarakat, melalui kegiatan analisa dan evaluasi mingguan yang dilaksanakan secara konsisten sebagai tindak lanjut atas atensi Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., Rabu, 05 Mei 2026.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Pasaman Barat ini berlangsung dalam suasana yang penuh keseriusan, ketelitian, serta keterbukaan, menghadirkan ruang diskusi yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian data, angka, dan laporan formal semata, tetapi juga menggali secara lebih dalam berbagai realitas sosial, dinamika lapangan, serta kebutuhan nyata masyarakat yang harus dijawab dengan pendekatan yang tepat dan berimbang.

Atensi Kapolres menjadi ruh utama yang mengalir kuat dalam setiap pembahasan, memberikan arah yang jelas bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkutat pada penegakan hukum secara normatif, tetapi juga menyentuh aspek perlindungan, pelayanan, dan pengayoman yang benar benar dirasakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari hari.

Wakapolres dalam arahannya menegaskan dengan penuh penekanan bahwa setiap personel harus mampu memahami, menyerap, dan menerjemahkan setiap kebijakan pimpinan menjadi langkah konkret, tindakan nyata, serta pelayanan yang hadir langsung di tengah tengah masyarakat tanpa sekat dan tanpa jarak.

Data yang ditampilkan melalui sistem digital yang terintegrasi di Command Center tidak hanya menjadi bahan laporan, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen refleksi, evaluasi diri, serta alat ukur sejauh mana kinerja yang telah dilakukan benar benar memberikan dampak positif, manfaat nyata, dan perubahan yang dirasakan oleh masyarakat luas.

Setiap paparan yang disampaikan dalam forum tersebut membuka ruang perenungan yang lebih luas, bahwa di balik setiap angka statistik terdapat cerita kehidupan, harapan masyarakat, serta berbagai persoalan yang membutuhkan solusi cepat, tepat, dan bijaksana.

Atensi Kapolres yang menitikberatkan pada pentingnya deteksi dini kembali ditegaskan sebagai strategi utama dalam mencegah munculnya potensi gangguan kamtibmas yang lebih besar dan kompleks di kemudian hari.

Pendekatan ini mencerminkan bahwa kepolisian tidak hanya bertindak reaktif setelah kejadian terjadi, tetapi juga mampu bergerak proaktif dengan perencanaan matang, analisa tajam, dan langkah antisipatif yang terukur.

Selain itu, nilai nilai kemanusiaan terus ditekankan sebagai fondasi dalam setiap pelaksanaan tugas, mengingat bahwa kehadiran polisi harus mampu memberikan rasa nyaman, aman, dan kedekatan emosional dengan masyarakat.

Polisi diharapkan hadir sebagai sahabat masyarakat, sebagai pelindung yang tidak hanya tegas tetapi juga penuh empati, serta sebagai pengayom yang mampu memahami situasi dan kondisi warga dengan pendekatan yang bijak.

Wakapolres mengajak seluruh jajaran untuk menjaga kepekaan sosial, meningkatkan empati, serta memperkuat komunikasi yang baik dengan masyarakat agar tercipta hubungan yang harmonis dan saling percaya.

Evaluasi mingguan ini juga menjadi ruang pembelajaran kolektif yang sangat berharga, di mana setiap kendala, hambatan, dan tantangan tidak dipandang sebagai kelemahan semata, tetapi sebagai peluang untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas, serta memperkuat kapasitas institusi.

Diskusi yang berlangsung menghadirkan suasana kolaboratif yang konstruktif, di mana setiap satuan fungsi saling melengkapi, saling menguatkan, serta bersama sama mencari solusi terbaik atas berbagai persoalan yang dihadapi.

Tidak ada sekat birokrasi yang kaku dalam forum tersebut, semua pihak duduk dalam satu visi dan tujuan yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Arahan Kapolres mengenai pentingnya respons cepat terhadap setiap kejadian kembali menjadi penekanan utama, mengingat dinamika situasi di lapangan yang terus berkembang dan membutuhkan penanganan yang sigap.

Namun demikian, kecepatan dalam bertindak harus selalu diimbangi dengan ketepatan analisa dan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan agar hasil yang dicapai benar benar efektif dan tidak menimbulkan persoalan baru.

Dalam forum ini, sinergi antar satuan kerja menjadi kata kunci yang terus diperkuat dan dijaga, karena hanya dengan kerja sama yang solid dan terintegrasi, stabilitas kamtibmas dapat terwujud secara optimal.

Kerja sama tersebut tidak hanya terbatas di internal kepolisian, tetapi juga melibatkan berbagai elemen masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan lingkungan.

Penggunaan teknologi modern dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa Polres Pasaman Barat terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan tantangan yang semakin kompleks.

Command Center tidak hanya berfungsi sebagai pusat kendali, tetapi juga sebagai simbol kesiapan, profesionalisme, dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui berbagai layar pemantauan yang terpasang, informasi dari berbagai titik wilayah dapat diakses secara cepat, akurat, dan real time, sehingga memudahkan pengambilan keputusan.

Namun di balik kecanggihan teknologi tersebut, nilai kemanusiaan tetap menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan dan tindakan.

Kapolres melalui arahannya menekankan bahwa hati nurani harus selalu menjadi kompas dalam bertindak, agar setiap keputusan tidak hanya benar secara prosedural, tetapi juga adil secara moral.

Pendekatan ini menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Wakapolres memastikan bahwa semangat tersebut terus dijaga, dipelihara, dan diimplementasikan dalam setiap tugas dan tanggung jawab personel.

Ia mengingatkan bahwa menjadi anggota kepolisian bukan sekadar menjalankan pekerjaan, tetapi merupakan bentuk pengabdian yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan.

Anev mingguan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen tersebut, sekaligus sebagai sarana untuk menyatukan langkah dan persepsi seluruh jajaran.

Dari ruang ini, berbagai strategi dirumuskan dengan matang, mempertimbangkan berbagai aspek serta kondisi yang ada di lapangan.

Setiap langkah yang diambil diharapkan mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, seluruh jajaran terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, memperbaiki kekurangan, serta memperkuat keunggulan yang telah dimiliki.

Polres Pasaman Barat menunjukkan bahwa kehadiran polisi tidak hanya dirasakan saat terjadi gangguan, tetapi juga dalam upaya pencegahan yang berkelanjutan.

Masyarakat ditempatkan sebagai pusat dari setiap kebijakan, sebagai subjek yang harus dilindungi, dilayani, dan diayomi.

Keamanan bukan hanya menjadi target institusi, tetapi merupakan kebutuhan bersama yang harus dijaga secara kolektif.

Melalui evaluasi yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, harapan akan terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif semakin diperkuat.

Langkah langkah strategis yang dirancang diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan dengan lebih bijak, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dengan berlandaskan atensi Kapolres, seluruh jajaran terus menjaga ritme kerja yang disiplin, konsisten, serta penuh dedikasi dalam menjalankan tugas.

Pada akhirnya, seluruh upaya ini bermuara pada satu tujuan besar yang menjadi harapan bersama, yaitu menghadirkan rasa aman yang tulus, keadilan yang nyata, serta ketenangan yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Pasaman Barat.

TIM RMO

Momentum Hardiknas 2026: Kapolda Sumbar Dorong Integrasi Ilmu Pengetahuan dan Filosofi ABS-SBK di Kampus

Sumbar | Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menghadiri acara Kuliah Umum dan Penanaman Pohon di Kampus III UIN Imam Bonjol, Sungai Bangek, Selasa (5/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung J Lantai II ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas.

Turut hadir Wakapolda Brigjen Pol Solihin,  Pejabat Utama Polda Sumbar serta rektor UIN IB dan beberapa Rektor dari Perguruan Tinggi di Kota Padang.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumbar menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.

Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dalam arahannya sempat berdialog interaktif dengan mahasiswa mengenai filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara, yakni Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, dan Tut Wuri Handayani. Kapolda mengingatkan bahwa pendidikan bukan sekadar mengejar nilai IPK yang tinggi.

"Kita semua adalah pembelajar. Seorang mahasiswa ideal bukan hanya yang pintarnya hebat, tapi yang berani tampil, percaya diri, dan menjadi panutan bagi masyarakat. Namun, ada yang lebih utama dari sekadar kecerdasan, yaitu kejujuran dan tanggung jawab," ujar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta di hadapan para mahasiswa.

Kapolda Sumbar menyayangkan jika nilai kejujuran sering kali terlupakan dalam daftar prioritas karakter mahasiswa. "Apapun profesinya nanti, apakah jadi polisi, dosen, atau pengusaha, sifat jujur dan bertanggung jawab adalah prioritas nomor satu. Tanpa itu, pondasi bangsa ini akan rapuh," tegas Kapolda.

Lebih lanjut Kapolda Sumbar memberikan motivasi kepada mahasiswa mengenai integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai kearifan lokal. Kapolda menyoroti filosofi Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) sebagai kompas bagi generasi muda Sumatera Barat.

"Kita ingin orang yang datang ke Sumatera Barat, minimal datang ke kampus-kampus seperti UIN ini untuk menyerap ilmu. Kita harus mengembalikan marwah ranah Minang sebagai pusat pendidikan dan kebudayaan," ungkap Irjen Pol Gatot. 

Kapolda Sumbar juga memperkenalkan salah satu personelnya, Bripka Rio, yang saat ini sedang menempuh pendidikan S3 (Doktor) sebagai bukti bahwa kepolisian sangat mendukung peningkatan sumber daya manusia. 

"Bahkan dari kepolisian pun, kita dorong menjadi ulama atau akademisi yang totalitas ilmu agamanya, agar bisa berkontribusi nyata bagi masyarakat," tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan aksi penanaman pohon di lingkungan kampus sebagai simbol keberlanjutan dan cinta lingkungan. Kapolda berharap mahasiswa dapat mengimplementasikan filosofi adat dalam menjaga alam, seperti tidak menebang pohon sembarangan dan menjaga kelestarian hutan.

Terkait dinamika demokrasi, Kapolda Sumbar mengapresiasi semangat kritis mahasiswa yang tetap mengedepankan kolaborasi dan kecintaan terhadap daerah.

"Celah-celah demokrasi ini harus terus terbuka bagi setiap pihak, baik pemerintah, aparat, maupun akademisi. Kita perlu berkolaborasi untuk membangun Sumatera Barat yang lebih baik. Mari sampaikan aspirasi dengan tetap menjaga etika dan kejujuran," pungkas Irjen Pol Gatot.

Acara ini diakhiri dengan diskusi hangat dan sesi foto bersama antara jajaran Polda Sumbar dengan pimpinan universitas serta para mahasiswa yang tampak antusias mengikuti jalannya kuliah umum hingga selesai.

(tim)

Rabu, 06 Mei 2026

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq Edukasi Warga Sumbar Agar Tidak Salah Gunakan Lampu Hazard

SUMBAR | Upaya membangun kesadaran berlalu lintas kembali ditegaskan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat melalui edukasi publik terkait penggunaan lampu hazard di persimpangan jalan, Kamis, 6 Mei 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Dirlantas Polda Sumbar dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang tidak hanya patuh aturan, tetapi juga mengedepankan keselamatan bersama di jalan raya.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa penggunaan lampu hazard saat berhenti di lampu merah merupakan kebiasaan yang keliru dan perlu segera diluruskan.

Menurutnya, masih banyak pengendara yang menganggap menyalakan hazard saat berhenti di persimpangan adalah bentuk kehati-hatian, padahal justru dapat membingungkan pengguna jalan lain.

Ia menjelaskan, lampu hazard sejatinya diperuntukkan bagi kendaraan dalam kondisi darurat, seperti mogok di jalan, mengalami gangguan teknis, atau situasi berbahaya yang memerlukan perhatian khusus dari pengendara lain.

Ketika digunakan di lampu merah atau perempatan, fungsi utama lampu sein menjadi hilang, sehingga arah pergerakan kendaraan tidak dapat terbaca dengan jelas oleh pengendara di sekitarnya.

Hal inilah yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama di titik-titik persimpangan yang memiliki tingkat kepadatan lalu lintas tinggi.

Dirlantas Polda Sumbar juga mengingatkan bahwa keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga dengan disiplin.

Melalui kampanye visual yang disebarkan, masyarakat diajak memahami perbedaan mendasar antara lampu hazard dan lampu sein sebagai alat komunikasi antar pengendara.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq juga menekankan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.

Dalam aturan tersebut, setiap pengendara diwajibkan menggunakan lampu isyarat sesuai dengan arah pergerakan kendaraan, bukan menggantinya dengan hazard dalam kondisi normal.

Selain itu, penggunaan lampu hazard yang tidak sesuai juga dapat dikenakan sanksi tilang karena termasuk pelanggaran terhadap aturan lalu lintas.

Dirlantas Polda Sumbar terus mendorong pendekatan edukatif kepada masyarakat sebagai langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan di wilayah Sumatera Barat.

Melalui pendekatan humanis, diharapkan pesan keselamatan dapat diterima dengan baik dan menjadi kebiasaan baru yang lebih tertib di jalan raya.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq mengajak seluruh pengendara untuk tidak mengikuti kebiasaan yang salah, meskipun terlihat umum dilakukan.

Ia menegaskan bahwa perubahan kecil dalam kebiasaan berkendara dapat memberikan dampak besar terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Kesadaran kolektif ini dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lalu lintas yang aman, nyaman, dan tertib di seluruh wilayah Sumatera Barat.

Dirlantas Polda Sumbar berharap edukasi yang terus dilakukan dapat menjadi pengingat kuat bagi masyarakat untuk selalu menggunakan lampu kendaraan sesuai fungsinya.

Catatan Redaksi: Polri melalui Dirlantas Polda Sumbar terus mengedepankan edukasi dan pendekatan humanis dalam membangun kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas, sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan ketertiban di jalan raya.

TIM RM

Selasa, 05 Mei 2026

Dirlantas Sumbar Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun untuk Kapolri sebagai Wujud Loyalitas dan Pengabdian

SUMBAR | Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas kepemimpinan yang terus mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, Selasa 5 Mei 2026

Ucapan tersebut disampaikan melalui media sosial resmi Dirlantas Sumbar dengan tampilan visual yang menggambarkan sosok Kapolri di tengah aktivitas pelayanan kepolisian, menghadirkan nuansa kedekatan antara pimpinan dan jajaran di lapangan

Dalam narasi yang disampaikan, Dirlantas Sumbar menekankan bahwa dedikasi tanpa henti menjadi landasan utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sejalan dengan semangat pengabdian Polri untuk negeri

Momentum ulang tahun Kapolri menjadi refleksi bagi seluruh anggota kepolisian, khususnya di Sumatera Barat, untuk terus meningkatkan kinerja serta menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang tulus dan profesional

Dirlantas Sumbar turut menyampaikan doa agar Kapolri senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kebijaksanaan dalam memimpin institusi Polri menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks

Ucapan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga mencerminkan rasa bangga atas kepemimpinan yang telah membawa perubahan signifikan dalam tubuh Polri menuju arah yang lebih modern dan humanis

Dalam beberapa tahun terakhir, transformasi menuju Polri Presisi terus digaungkan, termasuk di bidang lalu lintas yang kini semakin mengedepankan pendekatan edukatif dan pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat

Dirlantas Sumbar berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik di jalan raya, mulai dari pengaturan arus lalu lintas hingga edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat secara berkelanjutan

Kehadiran polisi lalu lintas di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan

Melalui momentum ini, Dirlantas Sumbar menegaskan pentingnya soliditas dan kebersamaan dalam menjalankan tugas, sehingga setiap tantangan dapat dihadapi dengan semangat kolektif yang kuat

Harapan besar disampaikan agar kepemimpinan Kapolri terus membawa inovasi dan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, sekaligus memperkuat citra Polri sebagai institusi yang dipercaya publik

Redaksi mencatat bahwa ucapan ini menjadi simbol kuat hubungan antara pimpinan dan jajaran di daerah, sekaligus mempertegas komitmen Dirlantas Sumbar untuk terus hadir dengan pelayanan humanis, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

TIM RMO

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi