KORAN SUMBAR

Berita Utama

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Selasa, 14 Juli 2026

Kapolres AKBP Simon Yana Putra Apresiasi Kinerja Kasat Resnarkoba Iptu Ary Andre JR dalam Pemberantasan Narkoba

SAWAHLUNTO,  Selasa, 14 Juli 2026 | Komitmen Polres Sawahlunto dalam memerangi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika kembali dibuktikan melalui keberhasilan Satresnarkoba mengamankan seorang pria berinisial MH alias Hirum (23) yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Pengungkapan kasus tersebut merupakan bagian dari langkah nyata yang terus ditekankan Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H. dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, serta terbebas dari ancaman peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Sawahlunto.

Penindakan dilakukan pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 21.00 WIB di pinggir Jalan Kelurahan Kubang Sirakuk Utara, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh personel Satresnarkoba.

Operasi tersebut dipimpin oleh Kasat Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) Polres Sawahlunto Iptu Ary Andre JR, S.H., M.H. bersama tim. Berkat gerak cepat dan penyelidikan yang terukur, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku tanpa menimbulkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat sekitar.

Dalam penindakan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika, antara lain satu paket yang diduga berisi sabu, satu unit telepon seluler, satu unit sepeda motor, serta barang-barang lainnya yang kini menjadi bagian dari proses penyidikan.

Kapolres AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pemberantasan narkotika menjadi salah satu prioritas utama Polres Sawahlunto. Seluruh jajaran diperintahkan untuk terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika demi melindungi generasi muda dan masyarakat.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Iptu Ary Andre JR, S.H., M.H. menjelaskan bahwa penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap terduga pelaku guna mengembangkan perkara, termasuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Saat ini, terduga pelaku bersama seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Sawahlunto untuk menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Polres Sawahlunto juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus berperan aktif dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian dinilai menjadi kunci penting dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan bebas narkoba.

Terduga pelaku yang disebutkan dalam pemberitaan ini masih berstatus terduga. Proses hukum tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Polres Sawahlunto berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik melalui semangat Polri untuk Masyarakat dalam menjaga keamanan serta memberantas peredaran narkotika.

TIM RMO

Kapoksahli Pangdam XXII/Tambun Bungai Ikuti Vicon Evaluasi KDKMP Dipimpin Wakil Panglima TNI

Palangka Raya | Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Pangdam XXII/Tambun Bungai Brigjen TNI Budi Utomo, S.I.P., mengikuti Video Conference (Vicon) Evaluasi KDKMP yang dipimpin oleh Wakil Panglima TNI. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Yuda Makodam XXII/Tambun Bungai, Palangkaraya, Selasa (14/7/2026).

Vicon evaluasi ini diselenggarakan sebagai sarana untuk meninjau pelaksanaan program KDKMP, sekaligus menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di seluruh jajaran TNI.

Dalam pelaksanaan kegiatan, Wakil Panglima TNI menyampaikan arahan dan penekanan kepada seluruh peserta agar hasil evaluasi menjadi bahan perbaikan dalam pelaksanaan program ke depan. Evaluasi yang dilakukan diharapkan mampu meningkatkan sinergi, profesionalisme, serta optimalisasi pencapaian sasaran sesuai kebijakan pimpinan TNI.

Melalui kegiatan ini diharapkan pelaksanaan program KDKMP semakin efektif, terukur, dan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pelaksanaan tugas TNI dalam mendukung kepentingan pertahanan negara.

Senin, 13 Juli 2026

Atas Arahan Dirlantas Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, Ditlantas Polda Sumbar Edukasi Pelajar SMA Don Bosco Padang

SUMBAR | Komitmen Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat dalam menghadirkan pelayanan yang humanis kepada masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan pembinaan dan edukasi. Di bawah arahan Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., program edukasi keselamatan berlalu lintas kembali menyapa kalangan pelajar di SMA Don Bosco Padang.

Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Ditlantas Polda Sumbar dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Melalui pendekatan persuasif dan edukatif, generasi muda diajak memahami bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama.

Pelaksanaan kegiatan di lapangan dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sumbar Kompol Rosita Imelda Ifadi, S.H., M.H., bersama jajaran personel Ditlantas Polda Sumbar yang berinteraksi langsung dengan para siswa dalam suasana penuh keakraban.

Berbagai materi disampaikan secara sederhana dan mudah dipahami, mulai dari pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, melengkapi dokumen kendaraan, hingga menghindari perilaku berkendara yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Tidak hanya memberikan materi, personel Ditlantas juga membuka ruang dialog bersama para pelajar. Melalui sesi tanya jawab, siswa diberikan kesempatan menyampaikan berbagai pengalaman dan pertanyaan mengenai keselamatan berlalu lintas.

Suasana yang hangat dan komunikatif membuat kegiatan berlangsung interaktif. Antusiasme para pelajar menunjukkan bahwa edukasi dengan pendekatan humanis mampu diterima dengan baik oleh generasi muda.

Di bawah kepemimpinan Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, Ditlantas Polda Sumbar terus mengedepankan langkah preventif sebagai bagian dari pelayanan kepolisian yang mengutamakan pembinaan dibandingkan penindakan.

Melalui kegiatan seperti ini, Ditlantas Polda Sumbar ingin menanamkan pemahaman bahwa disiplin berlalu lintas bukan hanya soal mematuhi aturan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap keselamatan sesama pengguna jalan.

Program edukasi yang menyasar sekolah-sekolah menjadi salah satu strategi untuk membentuk generasi muda yang memiliki karakter disiplin, bertanggung jawab, dan menghargai keselamatan sebagai kebutuhan bersama.

Pihak SMA Don Bosco Padang menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ditlantas Polda Sumbar yang telah memberikan wawasan baru kepada para siswa mengenai pentingnya tertib berlalu lintas.

Ditlantas Polda Sumbar percaya bahwa kolaborasi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan.

Semangat "Polri untuk Masyarakat" terus diwujudkan melalui pelayanan yang mengedepankan kedekatan dengan masyarakat, khususnya kepada generasi muda sebagai penerus bangsa.

Arahan Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq agar personel terus hadir memberikan edukasi di tengah masyarakat menjadi bagian dari komitmen Ditlantas Polda Sumbar dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Melalui pembinaan yang konsisten, Ditlantas Polda Sumbar berharap para pelajar mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Kampanye "Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan" terus disampaikan sebagai ajakan agar setiap pengguna jalan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

Program ini sekaligus memperlihatkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang memberikan edukasi, perlindungan, dan pelayanan secara humanis.

Ke depan, Ditlantas Polda Sumbar akan terus memperluas jangkauan program edukasi ke berbagai sekolah, kampus, komunitas, dan kelompok masyarakat guna memperkuat budaya tertib berlalu lintas di Sumatera Barat.

Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Melalui sinergi seluruh elemen masyarakat, diharapkan terwujud lingkungan berlalu lintas yang aman, tertib, nyaman, dan berkeselamatan.

Pendekatan edukatif yang dijalankan Ditlantas Polda Sumbar di bawah arahan Dirlantas Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq menunjukkan bahwa Polri terus mengedepankan sisi humanis dalam melayani masyarakat. Edukasi kepada pelajar bukan hanya membangun pengetahuan, tetapi juga menanamkan budaya disiplin dan kepedulian terhadap keselamatan bersama sebagai implementasi nyata semangat "Polri untuk Masyarakat."

TIM RMO

Polri untuk Masyarakat, Polda Sumbar Buktikan Dedikasi Lewat Prestasi Gemilang di Kapolri Cup Taekwondo 2026

SUMBAR | Semangat Polri untuk Masyarakat kembali diwujudkan Polda Sumatera Barat melalui torehan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim Taekwondo Polda Sumbar sukses mencatatkan pencapaian luar biasa dengan memborong 16 medali pada Kejuaraan Nasional Taekwondo Polri Kapolri Cup VII Tahun 2026, yang digelar di Indoor Stadium Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, pada 9 hingga 12 Juli 2026. Selasa, 14 Juli 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa personel Polda Sumbar tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga mampu mengukir prestasi gemilang melalui kompetisi olahraga bergengsi tingkat nasional.

Dalam kejuaraan yang diikuti atlet-atlet terbaik dari jajaran Kepolisian Republik Indonesia itu, kontingen Polda Sumbar tampil penuh percaya diri dan menunjukkan mental juara sejak pertandingan dimulai hingga babak final.

Hasilnya pun sangat membanggakan. Tim Taekwondo Polda Sumbar berhasil membawa pulang 6 medali emas, 9 medali perak, dan 1 medali perunggu, sehingga total mengoleksi 16 medali untuk mengharumkan nama Sumatera Barat dan institusi Polri.

Capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan buah dari proses pembinaan yang konsisten, latihan yang disiplin, kekompakan tim, serta semangat pantang menyerah yang terus ditanamkan kepada setiap atlet.

Prestasi ini sekaligus mencerminkan kualitas sumber daya manusia Polda Sumbar yang terus berkembang. Di balik tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, para personel juga mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam bidang olahraga hingga bersaing di level nasional.

Keberhasilan para atlet menjadi kebanggaan besar bagi keluarga besar Polda Sumbar. Raihan medali tersebut menunjukkan bahwa dedikasi, kerja keras, dan profesionalisme akan selalu menghasilkan prestasi yang membanggakan.

Lebih dari sekadar kemenangan, pencapaian ini mempertegas komitmen Polda Sumbar dalam membangun personel yang sehat, tangguh, disiplin, serta memiliki daya saing tinggi sebagai implementasi transformasi menuju Polri yang Presisi.

Semangat juang yang diperlihatkan para atlet di arena pertandingan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polda Sumbar agar terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat di setiap pelaksanaan tugas.

Ke depan, Polda Sumbar berkomitmen terus mendukung pembinaan olahraga sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia. Dengan semangat "Polri untuk Masyarakat", setiap prestasi yang diraih diharapkan tidak hanya mengharumkan nama institusi, tetapi juga menjadi motivasi untuk memberikan pelayanan terbaik, membangun kepercayaan publik, dan menghadirkan Polri yang semakin dicintai masyarakat.

"Polri untuk Masyarakat" bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui dedikasi dalam tugas, pembinaan sumber daya manusia, serta prestasi yang mengharumkan nama institusi di tingkat nasional. Media ini menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta membuka ruang hak jawab sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Wyndoee

Kuasa Hukum Warga Beberkan Dugaan Pelanggaran Penerbitan SHM 927, DPRD Minta BPN Buka Warkah

PEKANBARU | Polemik kepemilikan lahan di Jalan Pias, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, memasuki babak baru. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Senin (13/7/2026), terungkap keberadaan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 927 seluas sekitar 1,2 hektare yang berada tepat di tengah kawasan permukiman warga.

Temuan tersebut memicu pertanyaan besar. Warga menilai terdapat sejumlah kejanggalan pada sertifikat tersebut dan menduga adanya praktik yang mengarah pada mafia tanah. Mereka pun mendesak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pekanbaru membatalkan SHM tersebut karena dinilai tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

RDP dipimpin Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru Robin Eduar, SE., SH., MH., serta dihadiri perwakilan BPN Kota Pekanbaru, Dinas Pertanahan, pihak kecamatan, kelurahan, dan warga terdampak. Pertemuan digelar untuk mencari solusi atas keresahan masyarakat yang belakangan dihadapkan pada ancaman penggusuran setelah muncul klaim kepemilikan lahan oleh pihak lain, padahal warga telah menempati kawasan tersebut selama puluhan tahun dengan dokumen kepemilikan yang mereka miliki.

Kuasa hukum warga, Yulia Anggraini Saragih, SH, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan indikasi kejanggalan pada SHM Nomor 927 atas nama seseorang berinisial MAK. Salah satu yang disorot adalah dugaan peta sertifikat floating, yakni posisi bidang tanah yang dinilai tidak memiliki batas yang jelas pada tiga sisinya.

Menurut Yulia, Komisi I DPRD meminta BPN membuka warkah atau dokumen dasar penerbitan sertifikat agar dapat ditelusuri proses, asal-usul, serta legalitas penerbitannya. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan apakah seluruh prosedur administrasi telah dijalankan sesuai peraturan.

Dalam kesimpulannya, kuasa hukum warga meminta Kepala BPN Kota Pekanbaru melalui Komisi I DPRD mencabut atau membatalkan SHM Nomor 927, menghapus plotting bidang tersebut dari peta interaktif BPN, serta menghentikan seluruh proses administrasi yang berkaitan dengan sertifikat dimaksud. Permintaan itu didasarkan pada dugaan adanya cacat hukum administratif, baik terkait identitas pemegang hak maupun data penerbitan sertifikat yang dinilai tidak sesuai fakta.

Selain itu, DPRD juga diminta mengawal penyelesaian persoalan ini hingga tuntas demi memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat.

Sorotan juga datang dari praktisi hukum sekaligus Wakil Pimpinan Redaksi Tipikor TV, Afriadi Andika, SH., MH. Ia menilai penyelesaian kasus tersebut tidak boleh berlarut-larut karena telah menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah masyarakat.

Afriadi menyebut, berdasarkan PP Nomor 19 Tahun 1987, wilayah Kelurahan Sidomulyo berada dalam Kecamatan Tampan, bukan Kecamatan Bukit Raya maupun Marpoyan Damai. Sementara masyarakat telah menempati kawasan tersebut sejak 1988 hingga awal 2000-an ketika wilayah itu masih berada di Kelurahan Tangkerang, Kecamatan Bukit Raya.

Berdasarkan kondisi tersebut, ia menduga objek SHM Nomor 927 kemungkinan berada pada wilayah administrasi yang berbeda sehingga plotting sertifikat diduga tidak dilakukan sesuai prosedur.

"Jangan sampai kondisi seperti ini dimanfaatkan mafia tanah untuk mengambil keuntungan dengan mengorbankan masyarakat yang telah puluhan tahun tinggal di lokasi tersebut," tegas Afriadi.

Ia memastikan akan mengawal seluruh proses hukum hingga tuntas. Menurutnya, siapa pun yang terbukti menyalahgunakan kewenangan atau kepercayaan publik harus dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum. Ia juga menegaskan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan RT, RW, kelurahan, kecamatan hingga instansi pertanahan hanya dapat dipulihkan apabila seluruh rekomendasi RDP dijalankan secara transparan, profesional, proporsional, dan tanpa perlakuan istimewa terhadap pihak mana pun.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik karena menyangkut kepastian hukum atas hak masyarakat sekaligus menjadi ujian bagi komitmen pemerintah dan aparat pertanahan dalam memberantas dugaan praktik mafia tanah serta mewujudkan tata kelola pertanahan yang bersih, transparan, dan berkeadilan.

Minggu, 12 Juli 2026

DANKODAERAL XIII HADIRI KENAL PAMIT KAPOLDA KALIMANTAN UTARA

TNI AL, Tarakan, 10 Juli 2026 – Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) XIII, Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji, menghadiri acara Kenal Pamit Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara yang digelar di Gedung B Rupatama Kayan, Polda Kalimantan Utara, Jumat (10/7).

Acara kenal pamit tersebut merupakan rangkaian pergantian kepemimpinan Kapolda Kalimantan Utara dari Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., kepada Irjen Pol Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H., momentum ini sebagai wujud estafet kepemimpinan dan kesinambungan dalam mengemban amanah memimpin Polda Kalimantan Utara

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan penampilan tari, dilanjutkan pemutaran selayang pandang, penyampaian kesan dan pesan pejabat lama, sambutan serta perkenalan pejabat baru, sambutan Gubernur Kalimantan Utara, penyerahan cinderamata, foto bersama, hingga ramah tamah yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., Danlanud Anang Busra Marsma TNI Andreas A. Dhewo, M.Sc., M.Si.(Han), Kasi Pers Kasrem 092/Mrl Kolonel Czi Alid Setiawan, Anggota DPR RI Dedi Sitorus, Kabinda Kaltara Andri Murhadi, S.I.P., M.Sos., Kepala BNNP Provinsi Kaltara Brigjen Pol Abdul Hasyim, S.H., M.Si., Ketua DPRD Provinsi Kaltara H. Achmad Djufrie, S.E., M.M., Kajati Kaltara Yudi Indra Gunawan, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Tinggi Kaltara Dr. Marsudin, S.H., M.H., para Bupati/Walikota di wilayah Kaltara, pejabat instansi terkait lainnya, serta tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama se-Kalimantan Utara.

Kehadiran Dankodaeral XIII pada kegiatan tersebut mencerminkan komitmen TNI Angkatan Laut untuk terus memperkuat sinergitas dengan Polri, pemerintah daerah, serta seluruh unsur Forkopimda dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di wilayah Kalimantan Utara.

Dispen Kodaeral XIII, Koarmada RI.

LIPAT Wilbar Gelar Reuni Ke-VII di Hotel Aston Pasteur Bandung

Jakarta, (13/07)27) | Reuni Letting '54 mantan TNI AL Angkatan 1982/1983 (LIPAT) Wilayah Barat di ikuti  105 peserta berlangsung di Hotel  Aston Pasteur  Bandung,(11-12) Juli 2026.

105 peserta  LIPAT Wilbar berasal dari daerah Jakarta, Bogor, Tangerang,  Bekasi hingga Cirebon sengaja berkumpul melaksanakan Reuni Ke-VII tahun 2026.

Mereka  berdatangan ke lokasi Hotel Hilton Bandung sejak (11/07/27) pagi, pada malam harinya di laksanakan Dinner sekaligus temu kangen setelah 43 tahun yang lalu pernah merasakan suka duka di Kawah Candradimuka Kodiklatal ( Komando Pembinaan Doktrin,  Pendidikan  dan Latihan Angkatan Laut) yang berlokasi di Surabaya Jawa Timur.

Ketua LIPAT Wilbar Peltu (Purn) Supriyono  dan  Ketua Panitia Reuni Ke-VII May Marinir (Purn) Soleh sama - sama berharap dengan adanya Reuni ini menjadi ajang silaturahmi untuk mempererat rasa kebersamaan, kekeluargaan dimana kita pernah berada dalam tugas yang sama di TNI AL.

Kehadiran Marsma TNI (Purn) Petrus Herusujatmoko yang pernah menjadi bagian dari LIPAT TNI AL Angkatan 1982/1983 menambah keharuan para peserta. Atas kesepakatan peserta yang hadir, Petrus mendapat kepercayaan sebagai Pelindung LIPAT Wilbar.

Pada kesempatan tersebut Marsma TNI (Purn) Petrus  Herusujatmoko dalam sambutannya menekankan agar Reuni ini sebagai ivent silaturahmi yang tiada terputus karena banyak hal positif yang di dapat dalam reuni tersebut.

Sebagai ungkapan terima kasih atas kehadiran para ibu warakawuri LIPAT Wilbar,  ( Ibu Muryotomo, Ibu Kunto, Ibu Wahyudi, Ibu Gelsior, Ibu Triatmin dan Ibu Suyono ), panitia Reuni LIPAT Wilbar Ke-VII yang di wakili oleh Ibu KH.Asep  Saifulah Malik, Ibu Petrus Herusujatmoko dan Ibu Supriyono menyerahkan tali asih.

Nampak hadir dalam reuni LIPAT Wilbar Ke-VII, perwakilan dari Yogyakarta, Cirebon dan Purworejo serta KH. Asep Saiful Malik(dar).

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi