Tim AAL Raih Prestasi Membanggakan Tingkat Internasional di ISIF & IRTC 2026

Jakarta, 17 Oktober 2026
Akademi TNI Angkatan Laut (AAL) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional, dimana tim Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) AAL berhasil meraih dua Gold Medal, satu Silver Medal, serta IYSA Grand Prize dalam ajang International Science and Invention Fair (ISIF) dan International Research Teacher Competition (IRTC) 2026 yang berlangsung di Gedung Purnomo Prawiro, Universitas Indonesia, Jakarta, Sabtu (17/10).
Kepala Departemen Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Kadepiptek) AAL, Kolonel Laut (KH) Dr. Muhanat Saikhu, S.Ag., M.A.P., sebagai penanggung jawab menyampaikan bahwa dalam kompetisi ISIF 2026 yang diikuti 845 tim dari 25 negara ini, AAL mengirimkan dua tim tarunanya untuk berkompetisi dalam kategori Matematika dan Teknologi. Sementara itu, pada ajang IRTC 2026, tim dosen AAL berkompetisi dalam kategori Pendidikan (Education).
Kompetisi tersebut berlangsung dari tanggal 13 sampai dengan 15 Oktober 2026, sedangkan penganugerahan penghargaan dilaksanakan pada 17 Oktober 2026. Seluruh rangkaian kegiatan diselenggarakan secara luring (offline) dan diikuti peserta dari berbagai negara seperti Hongkong, Thailand, USA, Singapore, Pakistan, Mexico, Iran, Belarusia, Banglades, Vietnam, India, Malaysia, Brazil, Saudi Arabia, Afganistan, Filipina, Korea Selatan, Georgia, Turki, Rusia dan Turmeskistan.
Tim IRTC AAL meraih Gold Medal dan IYSA Grand Prize melalui karya berjudul "Navigating the Rules: Gamification of COLREGs Through 'Go P2TL!' to Enhance Naval Cadets' Collision Avoidance Competency." Karya ini mengangkat pendekatan gamifikasi dalam pembelajaran yang berfokus pada penguatan kompetensi taruna dalam memahami aturan pencegahan tubrukan di laut.
Tim 1 LKTI AAL kategori Matematika berhasil meraih Gold Medal melalui penelitian berjudul "Analysis of Torpedo Selection for the Alugoro-Class Submarine to Enhance Underwater Attack Effectiveness in Support of Anti-Submarine Warfare Capabilities". Penelitian ini membahas analisis pemilihan torpedo bagi kapal selam kelas Alugoro untuk mendukung efektivitas operasi bawah air dan kemampuan peperangan antikapal selam.
Prestasi berikutnya diraih Tim 2 kategori Teknologi yang memperoleh Silver Medal melalui karya berjudul "Design of a Microcontroller-Based Natural Disaster Detection System to Enhance the Awareness of Coastal Communities". Penelitian ini berfokus pada perancangan sistem deteksi bencana alam berbasis mikrokontroler untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat pesisir. Inovasi tersebut mencerminkan perhatian taruna terhadap pemanfaatan teknologi dalam mendukung mitigasi bencana dan keselamatan masyarakat.
Keikutsertaan AAL dalam ISIF dan IRTC 2026 menjadi bagian dari upaya pengembangan budaya riset, kreativitas, dan inovasi di lingkungan pendidikan TNI AL. Perolehan dua Gold Medal, satu Silver Medal, serta IYSA Grand Prize menunjukkan capaian tim AAL dalam mengembangkan dan mempresentasikan karya ilmiah di forum internasional.
Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan memperkuat kontribusi akademik AAL dalam mendukung kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan profesionalisme prajurit TNI AL.









